Jati diri dapat juga
disebut sebagai gambaran diri yang terlihat dan dirasakan diri sendiri
maupun orang lain. Banyak orang memiliki anggapan pencarian jati diri
dapat dilakukan dengan berbagai hal yang dapat meningkatan kualitas
hidupnya bahkan untuk orang yang cukup rentan terhadap pengaruh
lingkungan yang "kurang sehat" mengakibatkan dampak yang buruk terhadap
dirinya sendiri. Hal ini paling sering terjadi pada orang yang baru
menginjak masa puber.Hal yang mempengaruhi seseorang dalam pencarian jati dirinya adalah lingkungan hidup sehari - hari, pergaulan yang sedang dijalani, latar belakang sosial, ajaran orang tua, dan berujung pada pengaruh media. Setiap orang tentunya memiliki kekaguman pada seorang figur yang dijadikan teladan, sehingga seringkali seseorang cenderung untuk mengikuti hal - hal yang dimiliki oleh tokoh figur tersebut sehingga muncul sebuah identifikasi di dalam diri orang tersebut. Identifikasi menyebabkan seseorang berperilaku layaknya tokoh idolanya dari cara berpakaian, cara berbicara, cara bergaya hingga hampir seluruh bagian dirinya dirombak total. Selain itu banyak pula pergaulan yang kurang baik dapat mengakibatkan penyimpangan perilaku yang dimiliki. Sebagai salah satu contohnya, pada saat seorang anak muda yang sedang dalam masa labil, memiliki masalah yang cukup berat baginya lalu datang seorang teman yang mengajaknya untuk merokok, minum minuman keras hingga terjerumus ke dalam narkoba.
Kepercayaan diri seseorang adalah salah satu faktor yang paling mempengaruhi seseorang untuk mengetahui jati dirinya. Orang yang memiliki kepercayaan diri rendah adalah orang yang memiliki masalah dengan gambaran dirinya. Perkataan dari lingkungan yang muncul secara negatif berupa ejekan atau hinaan adalah awal mula munculnya rasa tidak percaya diri walaupun itu adalah guyonan belaka, terutama pada masa kecil.
Berikut ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memulihkan pandangan mengenai gambar diri.
- Percayalah bahwa Anda memiliki tujuan dan fungsi sebagaimana Anda hidup. Lakukan hal baik yang dapat mengembangkan diri Anda, sehingga Anda menemukan sebuah tujuan yang seharusnya Anda capai dalam kehidupan Anda, sehingga tidak ada kata manusia yang tidak berguna di dalam dunia ini. Lakukanlah banyak hal yang dapat memberikan dampak keuntungan bagi orang lain, sehingga menghasilkan kepuasan.
- Hindarilah motivasi dan ajakan yang berbau negatif. Berhati - hatilah dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan. Tidak semua orang kebal menghadapi ajakan - ajakan yang tidak membangun, namun ada baiknya menghindar supaya tidak terpengaruh.
- Sadari bahwa Anda adalah orang yang 100% berbeda dengan orang lain. Tidak ada satupun manusia di bumi ini yang memiliki kesamaan 100%. Bangunlah diri Anda dan yakinkan bahwa Anda memiliki hal yang tidak ada satu orangpun yang dapat melakukannya kecuali diri Anda sendiri.
“You are the only person on earth who can use your ability.”
- Zig Ziglar -
- Jadilah diri sendiri, tidak perlu menjadi cermin dari diri orang lain. Walaupun Anda berusaha mati - matian, Anda tetap tidak dapat mencapai kesamaan 100% pada diri orang lain, dan tidak semua dampak yang Anda rasakan saat menjadi diri orang lain dapat membuat diri Anda nyaman. Ingatlah Anda lahir bukan untuk menjadi orang lain!
- Lihatlah masa lalu sebagai patokan keberhasilan masa depan, bukan sebagai batu sandungan. Mulailah melihat ke arah depan dan rancangkanlah hal - hal baik yang dapat Anda lakukan secara maksimal.
- Maintain your strength, manage your weakness. Orientasikan kelebihan Anda sebagai fokus utama Anda dan kembangkan talenta yang dimiliki. Tidak ada gunanya berfokus pada kelemahan karena dapat melupakan kelebihan yang telah dimiliki. Terlalu banyak fokus pada kelemahan akan hanya membuat diri Anda minder dengan hal besar di sekitar Anda.
- Pelajarilah keberhasilan orang lain, namun lakukanlah dengan gaya Anda sendiri, karena bisa jadi pada saat Anda mengikuti pola dan gaya yang sama dengan orang lain (kemungkinan terburuk) dapat mengalami kegagalan. Ambil motivasinya saja, bukan seluruhnya.
- Jangan tertutup terhadap anggapan orang lain. Memang benar Anda tidak perlu menganggap hinaan dan pandangan buruk dari orang lain, namun kembalilah becermin kepada diri Anda ketika mendapat kritik dari orang lain dan mulailah bersikap terbuka. Kritik yang membangun jika menjadi perenungan pribadi bagi Anda tentunya memudahkan Anda menemukan jati diri. Tidak menganggap bukan berarti tidak mau mendengar!
- Jangan pernah terlalu puas ketika Anda melakukan hal yang baik, karena kepuasan yang berlebihan han membuat diri Anda menjadi sombong dan berhenti untuk mengembangkan diri sendiri. Pikirkan hal baik apa yang belum Anda lakukan untuk memotivasi diri.
- Bangga menjadi diri sendiri, karena Anda memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi seseorang yang berguna dan berdampak besar. Anda memiliki kapasitas untuk berhasil.
"Life is not easy for any of us. But what of that? We must have perseverance and above all confidence in ourselves. We must believe that we are gifted for something and that this thing must be attained."
- Marie Curie -
No comments:
Post a Comment